• Selasa, 29 November 2022

Ketika Pak Harto Kecil Merasa Hina

- Rabu, 24 Agustus 2022 | 11:58 WIB
Pak Harto ketika melakukan kunjungan incognito ke desa.  (Buku Soeharto pikiran, ucapan dan tindakan saya )
Pak Harto ketika melakukan kunjungan incognito ke desa. (Buku Soeharto pikiran, ucapan dan tindakan saya )

Pada suatu hari saya (Soeharto) sedang bermain di rumah mbah buyut Notosudiro, kakek ibu saya, bersama dengan Mas Darsono. Waktu itu mbah Notosudiro sedang menjahit,membuat baju. Lalu kedengeran beliau memanggil saya . Saya setengah melompat. Senang dipanggilnya. Saya terus dipanggil nya
"Kemari " Katanya

Baca Juga: MENEBAK JEJAK ISLAM DALAM BALADA ONDEL ONDEL (1)

Maka disuruhlah saya mencoba, mengepas baju yang dibuatnya. Dengan rasa riang saya memakainya. Tetapi kemudian mbah Notosudiro berkata lagi
"Lho iki Harto,, panggil mas mu Darsono ".
Saya lari memenuhi perintah mbah Buyut. Dan waktu Mas Darsono berdiri di depan mbah Buyut. Ia disuruh mencoba baju yang sedang saya pakai.

Baca Juga: Membingkai Kemerdekaan dalam Edukasi, Tema JAKER Dalam Peringatan HUT RI Ke 77

Saya lepaskan baju baru itu, ternyata baju itu cukup baginya. Dan selanjutnya Mas Darsono disuruh memakai terus baju itu. Benar terbukti baju itu memang untuknya.

Baca Juga: Ketika Gus Dur Hampir Jadi Ketua PPP

Waktu itu saya tidak memakai kemeja, hanya mengenakan celana saja. Hati berbisik. "Wah mbah Buyut itu lebih sayang kepada anak Bude, Mas Darsono daripada kepada saya "

Baca Juga: Budaya Matriarki (Dominan Wanita) Ada di Suku Ini, Kalian Aktivis Tolak Patriarki Wajib baca!

Mas Darsono sebetulnya, anak orang yang sudah kaya, anak kakak ibu saya. Orang tua Mas Darsono lebih mampu dibanding orang tua saya. . Tetapi koq yang di kasih baju itu koq malahan putu mbah yang sudah mempunyai baju. Saya merasa nista (hina) . Saya nelangsa, sedih sekali. Waktu itu saya merasa " Wah hidup ini koq gini??, saya berpikir. Kami sama-sama cicitnya, tetapi diperlakukan lain. Mas Darsono sudah mempunyai baju sedangkan saya belum. Mengapa saya tidak dibuatkan, mengapa yang dibuatkan Mas Darsono??.

Halaman:

Editor: Agah Handoko

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Busway : Proyek Bonek Sutiyoso

Selasa, 18 Oktober 2022 | 13:26 WIB

Cigelam , Komunitas Kristen Di Pelosok Bekasi

Kamis, 13 Oktober 2022 | 08:25 WIB

Kisah Kerajaan Pananjung

Senin, 19 September 2022 | 12:31 WIB

Menelusuri Kisah Dibalik Monumen Kali Bekasi

Senin, 12 September 2022 | 12:44 WIB

DJIONG Jawara Betawi Yang Terlupakan

Minggu, 11 September 2022 | 08:35 WIB

KH. RADEN MAKMUN NAWAWI ULAMA PEJUANG DARI CIBARUSAH

Kamis, 1 September 2022 | 21:35 WIB

TUGU MUSEUM BEKASI

Jumat, 26 Agustus 2022 | 21:20 WIB

Bekasi Hancur

Kamis, 25 Agustus 2022 | 22:13 WIB

Akhir Pelarian Buruh Teladan - Amosi Telambanua

Kamis, 25 Agustus 2022 | 12:11 WIB

Ketika Pak Harto Kecil Merasa Hina

Rabu, 24 Agustus 2022 | 11:58 WIB

Bersatu Membuldoser Warga Kalimalang

Selasa, 23 Agustus 2022 | 13:08 WIB

Ketika Gus Dur Hampir Jadi Ketua PPP

Senin, 22 Agustus 2022 | 14:23 WIB
X